Rabu, 07 Desember 2011

GENRE FILM

Dalam teknologi pendidikan terdapat mata kuliah sinematografi atau yang biasa disebut oleh para mahasiswa tekpen apresiasi film. apresiasi film merupakan pengapresiasian, penghargaan, atau penilaian terhadap suatu film. pengehargaan ataupun penilaian itu sendiri dilakukan melalaui analisis apa saja unsur-unsur yang terdapat dalam suatu film.

To appreciate berasal dari kata kerja Latin appretiare, yang pada gilirannya berasal dari kata pretium : nilai dan berarti menilai atau menghargai. Antara menilai dan menghargai terdapat perbedaan tetapi juga kaitan dalam arti, bahwa yang satu mendahului yang lain. Sebelum kita dapat menghargai sesuatu, kita harus menilainya terlebih dahulu. Dan penghargaan ini pun baru ada apabila hasil penilaian kita positif atau baik. (Siagian, 1980: 1).

Menurut James Monaco dalam buku Dasar–dasar Apresiasi Film, apresiasi film dapat dikatakan sebagai upaya untuk meningkatkan daya persepsi seseorang terhadap film–film yang ia saksikan setiap hari melalui pesawat TV, bioskop umum, dan tempat–tempat pertunjukan lain. (Sumarno, 1996: 28). Ini maksudnya bahwa setiap film dapat dibedakan apakah film tersebut berkesan dangkal atau film tersebut berkesan yang mendalam di diri kita. Tiap orang dapat mempersepsi dan memahami dalam benak individu masing–masing. Apabila film tersebut berkesan dangkal, maka film tersebut hanya lewat begitu saja di dalam memori kita tanpa disimpan. Lain lagi bila film tersebut berkesan mendalam karena kita akan menangis tersedu-sedu atau tertawa terbahak-bahak bila kita sangat menyukainya, dan tentu saja akan mengingat dan menyimpannya dalam memori kita, setelah itu kita dapat mengapresiasikannya.
Dari sini sudah jelas betapa pentingnya apresiasi itu, terutama apresiasi film. Atas dasar itu hal penting yang harus dikemukakan, apresiasi film harus dilakukan secara seimbang antara unsur estetika (keindahan) dan unsur progresif (muatan ide–ide yang ditawarkan). (Sumarno, 1996: 29). Sebagai karya seni, film terbukti dituntut harus kreatif dengan menampilkan hal–hal yang sesuai dengan kenyataan atau realitas dan ditambah unsur–unsur hiburan.

Film, film adalah medium komunikasi massa yaitu alat penyampaian berbagai jenis pesan dalam peradaban modern ini. Film menjadi medium ekspresi artistik, yaitu menjadi alat bagi seniman-seniman film untuk mengutarakan ide lewat suatu wawasan keindahan. Kemampuan film mengungkapkan sesuatu benar-benar tak terbatas, apresiasi yang seimbang dapat menempatkan pandangan, seharusnya  film bukan sekedar barang dagangan, atau hanya barang seni, melainkan juga karya ekspresi kebudayaan sebagai hasil penjelajahan dan pergulatan terhadap kehidupan manusia, tetapi sekarang yang terjadi kenyataannya lain atau justru sebaliknya.

Secara umum film jenis-jenis film atau genre film antara lain :
  • Film Laga (Action), Film ini biasanya berisi adegan-adegan berkelahi yang menggunakan kekeuatan fisik atau supranatural. Dari sini bisa didapat turunan genre  seperti; Girls with gun movie, Heroic Bloodshet, dan lainnya.
  • Film Petualangan (Adventure), Jenis film ini biasanya berisi tentnag cerita seorang tokoh yang melakukan perjalanan, memecahkan teka-teki, atau bergerak dari titik A ke titik B sepanjang film. Dari sini dapat didapatkan turunan genre ; Road movie.
  • Film Komedi (Comedy), Unsur utama dalam film ini adalah komedi yang kadang tidak memperhatikan logika cerita. Dari sini didapat turunan genre seperti; Anarchic Comedy, Comedy Horor, Comedy of Remarriage atau komedi drama.
  • Film Kriminal (Crime), Jenis film ini berfokus pada kehidupan seorang pelaku kriminal. Biasanya yang diangkat adalah para kriminal kelas dunia yang telah melegenda. Dari sini baru bisa didapat turunan genre seperti ; Crimme Thrillers, film Noir, dan lainnya.
  • Film Dokumenter (Documentary), Jenis film dokumenter biasanya lebih dikategorikan sebagai film yang memotret suatu kisah secara nyata tanpa dibungkus suatu karakter atau setting fiktif. Dari sini bisa didapat turunan genre seperti; Docu Drama, Doku Fiction, dan lainnya.
  • Film Fantasy (Fantacy), Jenis film ini biasanya didominasi oleh situasi yang biasa atau cenderung aneh. Misalnya cerita-cerita tentang ilmu sihir, naga dan kehidupan peri. Dari sini bisa didapat turunan genre seperti ; High Fantasy, sword, dan sorcery.
  • Film Horor (Horror), Jenis film ini menghibur penontonnya dengan mengaduk-aduk rasa takut dan ngeri. Ceritanya selalu melibatkan kematian dan alam gaib. Dari sini bisa didapat turunan genre seperti; Cannibal Movie, J-Horror, K-Horror.


PUSTAKA

Ahira. Anne, JENIS JENIS FILM :: Mengenal Jenis Jenis Film, http://www.anneahira.com/jenis-jenis-film.htm,
   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar